Khasiat Pisang

Seorang kenalan, yang tadinya tidak menyukai buah pisang, sekarang hampir setiap hari makan buah pisang. “Kok sekarang jadi senang makan buah pisang?”, tanya saya.

“Ooh, iya nih, setelah membaca sebuah artikel di salah satu surat kabar, saya jadi tahu kalau buah pisang itu berkhasiat banget”.

“Berkhasiat??”, pikir saya. Semua orang juga pasti tahu bahwa pisang itu ber-khasiat, bukannya hampir semua buah-buahan itu memang berkhasiat?? Tapi jika ditanya, bagaimana khasiatnya? Umumnya, kita memang belum tahu pasti atau tahu detil apa khasiatnya.

“Ini dia artikelnya”, katanya, “Saya buat klipingnya dari Koran Sindo (dia pun sekarang sangat membanggakan Koran Sindo… hehe), dibaca deh!”.

Saya baca dulu ya klipingnya:

Khasiat Di Balik Pisang

manfaat pisang

(image: oktavita.com/khasiat-pisang.htm)

Di “balik” sebuah pisang, kita bisa menemukan fakta yang mengejutkan. Selain manis dan enak, pisang juga memiliki banyak khasiat yang baik untuk tubuh.

Bagi wanita hamil, pisang cocok dikonsumsi karena di dalamnya terkandung asam folat yang mudah diserap janin melalui rahim. Seperti yang telah kita ketahui bersama, asam folat sangat diperlukan bagi perkembangan janin terutama di trimester pertama kehamilan, agar bayi yang lahir tumbuh sehat dan cerdas. Asam folat juga dapat mengurangi risiko terjadinya melahirkan bayi dengan Neural Tube Defects (NTD) atau kecacatan.

Untuk para pekerja keras dan yang senang berolahraga, pisang sangat bermanfaat untuk mengembalikan stamina, sebagai tenaga untuk kerja otot,  dan menghilangkan rasa lelah. Yang saya dengar, buah pisang memang merupakan buah favorit sebagian besar atlet.

Bagi orang-orang yang senang menyetir, khususnya untuk perjalanan jarak jauh, pisang mengandung karbohidrat yang tinggi sehingga dapat mengenyangkan perut. Karena buah ini mengandung vitamin C dan vitamin A, maka manfaatnya adalah tidak membuat kita mengantuk atau lelah selama perjalanan.

Pada saat kembung akibat terlambat makan, alangkah baik jika kita mengonsumsi terlebih dahulu buah pisang, karena mudah dicerna dan diserap tubuh. Pisang juga cepat menetralkan keasaman lambung.

Pisang yang dicampur susu sangat baik dihidangkan sebagai obat. Pisang bisa menjadi obat untuk penyakit usus, sakit perut, dan asam lambung. Pisang juga sangat baik dikonsumsi oleh orang yang ingin berbuka puasa atau terlambat makan karena buah ini mudah dicerna. Gula yang terdapat pada buah ini dapat cepat diubah menjadi zat tenaga yang baik, yang diperlukan tubuh.

Pisang yang matang sangat mudah dicerna dan diserap oleh tubuh sehingga dapat mengembalikan tenaga, stamina, juga gizi dan vitamin. Buah ini banyak mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat mineral,dan vitamin.

Penderita Anemia juga dianjurkan bersahabat dengan pisang, karena didalamnya terdapat kandungan Fe (zat besi) yang baik untuk darah.

Penderita diabetes dapat menyuguhkan pisang sebagai menu utama pengganti nasi. Pisang mengkal dikukus dan diserut kasar, kemudian diolah menjadi nasi goreng, nasi uduk, nasi kuning, dan lain-lain.

(Sumber: Koran Sindo, tanggal: tidak ada, karena teman saya membuat klipingnya tanpa tanggal ;p)

Anda tertarik membuat nasi goreng dari pisang?? Hehehe… Kayak apa ya rasanya?? Hmmm… ;)

Saya juga mau ah makan pisang setiap hari!

Retweet this post

Leave a Reply